Ahlan wa Sahlan, Selamat datang di blog sederhana kami, semoga bermanfaat.

Jama'ah Penuh Berkah

Tidak ada dakwah tanpa kepemimpinan. Kadar tsiqah antara qiyadah dan jundiyah menjadi penentu bagi sejauh mana kekuatan sistem jamaah, kemantapan langkah-langkahnya, keberhasilan dalam mewujudkan tujuan-tujuannya, dan kemampuannya dalam mengatasi berbagai tantangan dan kesulitan.

Bekerja Untuk Ummat

Dan Katakanlah: Bekerjalah kamu, Maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. (9:105)

Inilah Jalan Kami

Katakanlah: Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha suci Allah, dan aku tiada Termasuk orang-orang yang musyrik. (12:108)

Musyawarah Kecamatan Badko TPA Jatinom

Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berjuang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, seakan-akan ia seperti bangunan yang tersusun kokoh.

Kesungguhan Membangun Peradaban

Semua kesungguhan akan menjumpai hasilnya. Ini bukan kata mutiara, namun itulah kenyataannya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang diusahakan dengan sepenuh kesungguhan.

8 Desember 2011

Wow...Tahun 2014, Berkendara Jakarta-Cirebon Sejam Saja!


REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA - Setelah menunggu hampir lima tahun, akhirnya pembangunan Tol Cikopo-Palimanan akan segera teralisasi. Kamis (8/12), Menteri Pekerja Umum Djoko Kirmanto, mencanangkan pembangunan jalan tol dengan panjang 116 kilometer tersebut.

Direktur PT Lintas Marga Sedaya, Muhammad Fadzil, mengatakan, pembangunan jalan tol ini akan langsung pekerjaannya setelah acara pencanangan ini. Tol Cikopo-Palimanan ini panjangnya mencapai 116 kilometer.

Sampai saat ini, kata Fadzil, pemerintah sudah mengakuisisi 93 persen lahan untuk kepentingan pembangunan proyek. Tujuh persen sisa lahan yang belum diakuisisi, sebagian besar terletak di Kabupaten Cirebon.

Jalan tol ini, akan mengurangi waktu tempuh serta biaya perjalanan. Rute Cikopo-Palimanan bisa ditempuh sekitar sejam. Padahal, waktu dari Jakarta menuju Cirebon melalui jalur pantura, bisa mencapai tiga jam. Itupun, dengan kondisi lalu lintas normal.

"Jalan tol ini direncanakan rampung 2014 mendatang," kata Fadzil.

Mantan Pemain Persipura Kecam PSSI


REPUBLIKA.CO.ID, BIAK - Mantan pemain Persipura Jayapura era 1970-an, Yohanes Mandosir, mengecam keras tindakan pengurus PSSI pimpinan Johar Arifin. Yohanes menuding PSSI sengaja menjegal skuad kebanggaan masyarakat Papua 'Mutiara Hitam' untuk tampil di ajang Liga Champions Asia 2012.

Yohanes mengajak kalangan pengurus Persipura Jayapura melakukan perlawanan hukum. Mereka juga mesti menyurati Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) dan FIFA untuk menjelaskan pelanggaran hasil kongres dan statuta PSSI oleh Johar Arifin dan kawan-kawan.

"Tindakan pengurus PSSI pimpinan Johan Arifin Husein dan kawan-kawan dinilai tidak fair serta mengorbankan klub Persipura Jayapura karena menolak ikut kompetisi Liga Prima Indonesia dan memilih Indonesia Super League," katanya.

Yohanes menyebutkan tindak penjegalan skuad 'Mutiara Hitam' pada kompetisi sepakbola internasional sangat merusak harkat martabat masyarakat Papua yang nota bene juga warga negara bangsa Indonesia. Dia berharap Johar Arifin Husein segera mundur dari jabatan karena dinilai tidak menjalankan keputusan Kongres PSSI di Bali serta melakukan pelanggaran statuta organisasi sepak bola di tanah air.

"Harapan masyarakat Indonesia khususnya pengemar sepak bola di Papua pasca kepengurusan PSSI Nurdin Halid diganti Johar Arifin membawa perubahan,'' katanya. ''Tetapi, faktanya justru menjegal klub Persipura Jayapura tampil di ajang kompetisi tingkat Asia karena terjadi perbedaan dalam menyikapi kompetisi sepak bola di tanah air.''

Mahfudz Siddiq: Ada Yang Terancam Panja Pencurian Pulsa


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Keberadaan Panitia Kerja (Panja) Pencurian Pulsa Komisi I DPR membuat beberapa pihak merasa tak senang dan terancam. Akibat merasa terdesak, mereka menebar isu tak sedap terhadap anggota Panja Pencurian Pulsa.

Demikian diungkapkan oleh Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq, ketika diminta tanggapannya soal adanya sebuah pesan singkat (SMS) yang beredar. SMS itu menyebutkan bahwa Mahfudz dan staf ahli meminta sejumlah uang kepada content provider (CP) sebelum dibentuknya Panja Pencurian Pulsa.

Mahfudz menyatakan penyebaran SMS yang isinya menjelek-jelekkan anggota Panja Pencurian Pulsa itu merupakan cara untuk melakukan pembusukan atau menggembosi Panja Pencurian Pulsa.

"Saya mencium ada gelagat tak baik dari pihak-pihak tertentu untuk menggembosi Panja Pencurian Pulsa Komisi I DPR RI dengan membawa-bawa nama saya dan dieskpos dengan target demoralisasi.
Ada manuver lah," kata Mahfudz.

Menurut Mahfudz, upaya tersebut diduga berasal dari pihak-pihak yang merasa terancam dan takut bisnis illegal mereka terbongkar.

"Ada pihak yang merasa tak happy dengan keberadaan Panja Pencurian Pulsa itu,'' katanya. ''Mereka takut akan terungkap karena melakukan pelanggaran."

Kehadiran Panja Pencurian Pulsa diharapkan akan memperkuat dan mempercepat membongkar pihak-pihak yang melakukan pencurian pulsa itu. Juga akan ketahuan nantinya pihak-pihak yang mencoba bermanuver untuk menggembosi Panja Pencurian Pulsa tersebut.

Pejuang Palestina Terharu Melihat Antusiasme Indonesia


REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG – “Sekiranya warga Palestina bisa melihat langsung antusiasme masyarakat Semarang dalam mendukung perjuangan mereka, niscaya mereka akan menangis bahagia”.

Demikian diucapkan pejuang Palestina Abu Salamah Aziz Mar’ie (39 tahun) di depan sekitar dua ribu pengunjung Konser Amal dari Indonesia untuk Palestina dan Dunia yang berlangsung Ahad (4/12) di Krakatau ballroom Hotel Horison, Semarang.

Secara terbuka Salamah menyatakan terimakasih yang dalam atas dukungan warga Indonesia, khususnya Semarang selama ini. “Itu membakar semangat kami dan tentu itu artinya kemarahan bagi Israel,“kata dia dengan mata berkaca-kaca.

Warga Tepi Barat Palestina yang pernah merasakan penjara Israel selama 20 tahun ini datang secara khusus ke Semarang untuk memberikan testimoninya dalam rangkaian roadshow Solidaritas Palestina Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) di tujuh kota besar Indonesia.

Salamah menyatakan saat ini masih ada 6000 warga Palestina yang ditahan Israel. Sebagian besar pemuda dan remaja. Saat ini yang sedang menjadi agenda utama perjuangan adalah membebaskan sebanyak mungkin tahanan.

“Bulan Oktober lalu kami melakukan pertukaran tahanan dengan

Israel. Sebanyak 450 warga kami telah bebas, gelombang berikutnya dua bulan kemudian, total mencapai 1027 orang. Alhamdulillah ini karunia Allah,” jelas Salamah yang memberikan testimoni dalam bahasa Arab yang kemudian diterjemahkan oleh Ketua KNRP Pusat, Muqodam.

Selanjutnya pria yang sebelumnya divonis 140 tahun penjara oleh Israel ini menyampaikan, perjuangan untuk mendapatkan kedaulatan masih menjadi menu keseharian rakyat Palestina.

“Kemerdekaan Palestina akan kami perjuangkan terus tanpa lelah, agar kaum muslimin di sini nantinya bisa ikut sholat di masjid Al Aqsa bersama kami,” ucapnya disambut riuh takbir pengunjung yang hadir.

Sebagai ungkapan terimakasih, dirinya memberikan kafiyeh kepada Walikota Semarang, Soemarmo. Kafiyeh adalah sorban yang sering dikenakan warga Palestina.

30 November 2011

Ia Tersadar untuk Bersandar pada Allah Saat Bercerai dan Hancur (Kisah Viviana Espin II)


REPUBLIKA.CO.ID, Beberapa bulan kemudian, Espin bertemu dengan seorang pria Muslim dari Arab Saudi. “Kami jatuh cinta dan aku meninggalkan rumah untuk menemuinya di Mesir dan menikah dengannya,” kata Espin. Ia memang memiliki dua keinginan besar dalam hidup. Ia ingin menikah dengan seorang pria yang mencintainya. Keinginan lain, ia ingin pergi ke Mesir.


Bertemu pria ini otomatis membuat dua mimpinya seketika langsung menjadi nyata. Ia sudah mendapatkan dua hal itu. “Tapi aku tak pernah bersyukur,” ujarnya.

Saat sampai ke Mesir, ia masih belum yakin akan berubah menjadi muslim karena pengaruh buku yang pernah dibacanya. “Setelah sampai di Mesir, aku masih tidak yakin,” katanya. Sang suami kemudian mengenalkamya dengan seorang wnaita yang pengetahuan agamanya luas. Namanya Raya. Raya membantu Espin untuk mengklarifikasi semua keraguan dan kesalahpahaman tentang Islam.

Akhirnya Espin bersyahadat pada 30 Agustus 2009. Tapi, ia mengatakan mulai akan belajar Islam di saat yang tepat. Suaminya dan Raya menyetujui hal itu. Namun ternyata kehidupan rumah tangga Espin tak berjalan lama. “

"Kami masuk dalam situasi yang buruk. Semua itu karena kesalahan saya,” katanya. Hati Espin serasa hancur berkeping-keping ketika suaminya memutuskan untuk bercerai. Dalam keputusasaan itu, ia benar-benar tak tahu lagi kemana harus meminta bantuan selain mendatangi Raya. Sejak saat itu, Raya mengangkatnya sebagai anak.

“Raya mengatakan bahwa manusia tidak pernah belajar sampai hal buruk terjadi,” ujar dia. Hal itu bagi Espin sangat benar. Segala masalah yang menimpanya membuat ia merasa perlu untuk bersandar kepada Allah.

Ia mulai bertekad untuk mulai berdoa kepada Allah, minta pengampunan. Iapun mulai mengubah cara berpakaian. “Saya ingin mengubah hidup saya menjadi orang baru,” ujar dia. Sang mantan suami memberinya harapan bahwa dengan bantuan Allah, keduanya bisa kembali bersama. “Itu adalah pelajaran hidup saya, yang mengubah saya menjadi seorang muslim seperti sekarang,” pungkasnya. (selesai)

Bahagia Semu tapi Tersesat di Dunia Hiburan, Queenie Padilla Memilih Islam

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA - Aktris Filipina, Queenie Padilla, memutuskan berhenti dari industri hiburan di negaranya guna mendalami Islam. Menurut dia, Islam membawa kedamaian batin dalam hidupnya.

"Islam adalah jalan hidup. Anda tahu apa tujuan hidup anda. Selama ini, aku seperti hidup dalam dosa. Namun, Allah SWT memanggilku pada Islam. Kini, aku begitu dekat dengannya," ungkapnya, seperti dikutip abs-cbnnews.com, Selasa (22/11).

Queenie mengungkapkan, dalam dunia hiburan ia seolah berada dalam persimpangan jalan, antara bahagia dan tersesat. Betul ia bahagia, tapi tidak utuh.

"Saya seolah tidak memiliki kebahagiaan itu. Sekarang, Allah SWT dalam hidup saya, Alhamdulillah, Tiada Tuhan Selain Allah. Aku sangat bahagia dan puas dengan kehidupan sebagai seorang Muslim," kata dia haru.

Anak dari aktor laga, Robin Padilla ini mengaku ayahnya merupakan sosok dibalik keputusannya memeluk Islam. "Ayah begitu sabar menungguku mengucapkan dua kalimat syahadat," kenang dia.

Begitu dalam keinginan Queenie mendalami Islam, hingga ia memutuskan untuk naik haji. Baginya, ibadah haji kian menyempurnakan keislamannya. "Aku ingin menjadi berbeda karena Islam," ujarnya.

Queenie menyadari pula menjadi Muslim paripurna bukan tanpa perbuatan. Seperti halnya, Muslim lain di seluruh dunia, Queenie memiliki kewajiban untuk menyebarkan syiar Islam. Ia pun mengutarakan niat itu, saat bertamu di rumah Allah.

"Aku ingin berbagai nikmat Islam kepada masyarakat Filipina," katanya.

Kini, Queenie benar-bernar berbeda. Ia mengenakan jilbab. Ia pun tengah mendalami studi Islam selepas haji. "Aku harus total untuk hidup dengan cara Islam," tegasnya